28.3.12

..Pendidikan utk kalian..


adik-adikku..
Jangan pernah terpikir untuk berhenti menuntut ilmu (tidak lanjut kuliah) karena pendidikan itu penting dan menjadi sangat penting bagi orang-orang seperti kita. Kalo bukan dg pendidikan, dg apa kita akan mengubah nasib dan mengangkat derajat. Tamat SMA saja tidaklah cukup, diluar sana semua orang sudah minimal strata 1, apalagi beberapa tahun mendatang. Berlomba-lombalah dalam mengenyam pendidikan setinggi-tingginya karena include dari itu engkau akan dihargai orang.

adik-adikku..
Sekolahlah dg sungguh-sungguh, rajin dan giat. Semakin tahun, kuliah itu semakin meningkat syarat pencapaiannya. apalagi zaman uang sekarang ini. Kalo tidak benar-benar pintar, engkau akan tersisihkan oleh mereka yang ber-uang. Pesan kakak, tekun dan rajinlah belajar  dr sekarang. Mulai pelajarilah soal-soal SPMB dan sejenisnya sebagai persiapan masuk kuliah. Bukankah Allah itu menilai proses, insyaallah hasilnya adalah yang terbaik jk kalian memang telah mempersiapkan dg sungguh-sungguh. Ayuk tau kalo kalian hobi nonton tp alangkah baiknya jika waktu kalian tidak dihabiskan di depan tv mengikuti episode demi episode sinetron FTV, tak ada manfaatnya bagi kalian.

jika selama ini kalian bisa mengandalkan kakak tapi Kalo tak sungguh2 dan akhirnya tidak lulus tes masuk kampus maka kakak tak lagi bisa berbuat apa-apa untuk kalian. Kalian sendiri tau bagaimana input dan output keuangan kakak, tak mencukupi  untuk menopang biaya kuliah swasta.

Tapi bukan berarti uang adalah segala-galanya, tak berarti kalian tak bisa kuliah jk tak ada uang. Perlu kalian ketahui  bahwa banyak orang sukses yang berangkat dari keluarga seperti kita. Mereka punya niat kuat untuk sukses dan sungguh-sungguh (dengan kerja keras) untuk mewujudkannya. Semangat adik-adikku..

28.2.12

Kalanchoe pinnata

Khasiat Cocor Bebek





Cocor bebek atau suru bebek(Latin:Kalanchoe pinnata syn.Bryophyllum calycinum syn.Bryophyllum pinnatum) adalah tumbuhan sukulen (mengandung air) yang berasal dari Madagaskar. Tanaman ini terkenal karena metode reproduksinya melalui tunas daun (tunas/adventif).

Cocor bebek populer digunakan sebagai tanaman hias di rumah tetapi banyak pula yang tumbuh liar di kebun-kebun dan pinggir parit yang tanahnya banyak berbatu.

Cocor bebek memiliki batang yang lunak dan beruas. Daunnya tebal berdaging dan mengandung banyak air. Warna daun hijau muda (kadang kadang abu-abu). Bunga majemuk, buah kotak. Bila dimakan cocor bebek rasanya agak asam dan dingin.

Cocor bebek menjadi tanaman yang umum di daerah beriklim tropika seperti Asia, Australia, Selandia Baru, India Barat, Makaronesia, Maskarenes, Galapagos, Melanesia, Polinesia, and Hawaii. Di banyak daerah tersebut, seperti di Hawaii, tanaman ini dianggap sebagai spesies yang invasif.




Alasan utama penyebarannya yang besar adalah karena kepopuleran tanaman ini sebagai tanaman hias.


Cocor bebek mengandung asam malat, damar, zat lendir, magnesium malat, kalsium oksalat, asam formiat, dan tanin. Cocor bebek digunakan sebagai obat tradisional untuk menyembuhkan sakit kepala, batuk, sakit dada, borok, dan penyakit kulit lainnya, menyembuhkan demam, memperlancar haid yang tidak teratur, obat luka, serta bisul.

Penelitian yang dilakukan oleh Supratman beserta rekan-rekan dari Divisi Biokimia Terapan Osaka Prefecture University di Sakai, Jepang, menunjukkan bahwa isolasi terhadap lima bufadienolides dari daun sosor bebek mempunyai efek menghambat pengaktifan antigen awal virus Epstein-Barr (EBV-EA) pada sel Raji yang disebabkan oleh tumor.

Selain bufadienolides, cocor bebek yang mempunyai rasa sedikit asam, lunak, dan dingin ini juga mengandung zat asam lemon, zat asam apel, vitamin C, alkaloid, flavonoid, quercetin-3-diarabinoside, dan kaempferol-3-glucoside. Kandungan kimia tersebut membuat sosor bebek bisa digunakan untuk berbagai pengobatan.

Selain bisa dimanfaatkan untuk pengobatan dalam, cocor bebek juga bisa digunakaan untuk penggunaan luar.

Luka : Daun cocor bebek secukupnya diparut atau ditumbuk. Tambahkan sedikit air dan balurkan pada bagian tubuh yang mengalami luka. Ganti setiap tiga jam sekali.

Perut mulas: Beberapa helai daun dadap serep ditumbuk dengan beberapa lembar daun cocor bebek. Beri sedikit air. Kemudian balurkan ramuan tersebut pada perut.Menurunkan demam: Lumatkan daun cocor bebek, lalu balurkan pada dahi. Gunakan dua kali sehari.

Bisul atau memar: Hancurkan 30-60 gram daun cocor bebek kemudian peras. Tambahkan madu dan diminum. Sisa daun ditempelkan pada bagian yang sakit.

Radang telinga luar: Lumatkan 5-10 daun cocor bebek, peras. Airnya digunakan sebagai obat tetes telinga.

Radang amandel: Lumatkan 5-10 daun cocor bebek. Ambil airnya dan gunakan sebagai obat kumur.
 

26.2.12

Rasa Hujan,,

sebelumnya juga pernah merasakan hal seperti ini. Kali ini terasa berbeda karena 4 hari ini disuguhkan cuaca panas yg jg luar biasa, bahkan sampai dengan siang tadi. Akibatnya pori-pori sekujur tubuh membesar, mungkin.

Bisa kau bayangan, teman. Dalam keadaan panas luar biasa dengan pori2 yang terbuka, tiba2 hujan, sangat deras dengan tamparan angin yg cukup kencang. Menikmati nikmat cuaca dingin untuk menit pertama.

Di menit berikutnya, tak kuasa lagi merasakan dingin yang merasuk sampai ke tulang.

Dirasa sudah tak mampu, akhirnya berteduh sejenak. Perjalanan di depan masih 60km lagi, perjalanan di belakang baru 4km. Fisik ini mulai menggigil. Pikir2, baru kali ini aku putar balik. Ya, putar balik.

Menempuh 4km. Kau tau bagaimana rasanya, teman. Ketika jantungmu serasa dihimpit beton, hipoksia, sesak. Jari jemari tangan dan kakimu serasa dianastesi, kaku, tak berasa, sianosis. Rasanya sungguh tidak enak, teman. Membeku sekujur tubuh, gemeratak gigi tanpa disadari. Hanya 4km. Kl lebih dari itu kubayangkan jantung akan henti beraktifitas karena membeku.

Itu semua terjadi akibat kelalaian membawa perlengkapan mobile dan motor. Jaket dan jas hujan, ternyata itu sangat penting.

Slain dari perlengkapan di atas, juga harus jeli dan cepat mengambil keputusan untuk segera berteduh jika diidentifikasi akan turun hujan lebat.

Ini ceritaku sore ini, semoga ada hikmah yg bisa diambil, khususnya bagi teman2 yg akn melakukan perjalanan jauh dengan kendaraan roda 2.

PKP, 26 februari 2012..

22.2.12

:: Diperjalananku menuju 24 ::


Memasuki dunia sesungguhnya, setelah tamat kuliah. Bingung nyari pekerjaan yang pas di hati (atasan enak, gaji besar, hhe), mo usaha mandiri tapi terkendala modal. Bagiq saat itu, buka usaha perlu modal. Coba-coba kerja di BPS dengan gaji seadanya, mencari pengalaman praktik bidan biar mahir pikirku saat itu, sembari menunggu peluang kerja di luar negeri (target utamaku ketika setelah tamat kuliah, hhe). Setelah dicari info sana/i, tak kunjung juga peluang untuk terbang keluar negeri. Alhasil ikut tes PNS yang marak saat itu (sama sekali tak terpikir untuk menjadi abdi negara sipil sebelumnya, bisa dikatakan tak ada pilihan). Kemudian judulnya menjadi putri daerah yang tertolak (OKI) dan bernasib di negeri laskar pelangi, Bangka.



Kembali berpetualang, mulai dari tes sampai pemberkasan adalah perjuangan yang luar biasa. Untungnya tak sendiri, trims sobatku, saudaraku Rosi Frita Andini Samosir  atas segala bantuan dan sayangmu hingga sampai kesini. Menginjakkan kaki pertama untuk bekerja, pelantikkan CPNS @22022010


Tak sampai disitu, perjuangan baru kembali dimulai, ya dunia kerja. Ternyata dunia kerja itu tak seindah bayangan, ia merupakan terpaan yang cukup keras bagiku saat itu yang masih bau kampus. Tak banyak yang kupikirkan tentang dunia kerja sebelumnya, kulakukan apa yang harus kukerjakan, kupelajari apa yang belum bisa kulakukan, kutanyakan apa yang tidak kuketahui dan kubagi apa yang kuketahui. Sotoy dan keberanianku menjadi boomerang bagiku, hingga muncul cacian dan pandangan tidak suka terhadap diriku. Alhamdulillah ada teman yang menguatkan, trims Ully Dianita yang telah sering menemani kesendirian dalam kesedihanku. Menyusul kemudian Selvi Adelia, Shera Liantry, Siti Zulfitria dan temen-temen angsa babel @22022011, tak lama kemuadian kamipun resmi menjadi PNS bangka tengah.



Dan hari ini, tak seperti tahun lalu yang dalam kesepian. Kini kembali melangkah bersama Rosi Frita Andini Samosir , mencoba meraih mimpi-mimpi, bertolak dari kejayaan pada masa asrama. Tak semudah meraih dan mencoba kesuksesan seperti dulu memang, ada banyak tantangan dan kendala yang ditemui. Ya waktu. Kini waktu berlari, tak berasa. Kerja, pulang, praktek, istirahat, dan kerja lagi, begitulah seterusnya. Waktu kita yang banyak tersita untuk menjalankan kewajiban sebagai abdi negara. Penat memang, Jazzakillah kpd teman-teman lingkaran yang selalu mengingatkan dan menguatkan.




Begitupun umur, tak terasa sudah memasuki 24 tahun kehidupan dan telah 2 tahun tepat kita disini. Belum terlihat memang kesuksesan mimpi yang ingin diraih tetapi tetap selalu ada syukur di hati, masih diberikan waktu untuk terus berjuang @22022012


qo-

4.2.12

wahai kekasih...















Tika sendiri terkenang kembali
Pada dirimu oh kekasih
Dikau mutiara permata berharga
Kau satu tiada bandingannya


Kehadiranmu sinar gemerlapan
Cahaya murni kehidupan
Perginya dirimu satu kehilangan
Agung namamu di ingatan

Wahai kekasih yang disanjungi
Kasih sayangmu tak terperi
Kejujuranmu jua tulus budimu
Tersemat di dalam kalbu

Pelbagai rintangan cabaran mendatang
Diharungi dengan kesabaran
Ketabahan diri kekuatan iman
Azimat dalam perjuangan

Hadirmu kekasih bawa ketenangan
Kedamaian dan kebahgiaan
Pengorbananmu lambang kemegahan
Jasamu jadi sanjungan

Tenatnya dirimu di perbaringan
Umatmu sering di ingatan
Pelbagai rintangan cabaran mendatang
Diharungi dengan kesabaran
Ketabahan diri kekuatan iman

Azimat dalam perjuangan
Hadirmu kekasih bawa ketenangan
Kedamaian dan kebahgiaan
Wahai kekasih yang dirindui
Padamu janji dipatri
Sepenuh jiwa korban segala
Mengenangmu selamanya



Munsyid : Brothers
http://liriknasyid.com


12 Rabiul awal 1433 H

21.1.12

Kejutan cuti perdana..


Setelah hampir 1/2 th tidak pulang kampung, akhirnya januari ini aq ngambil cuti tahunan yg harusnya bs diambil tahun kmrn (krn tdk ada urusan yg penting jd ndak diambil). Ya, kepulangan kali ini ada indikasi sehingga ngambil cuti dadakan.

Kira2 2 mggu sebelumnya mendapat kabar dari ubak di dusun via telp jika...

Alhamdulillah proses pengajuan cutinya lancar walau disibukkan dengan lomba posyandu sampai H-1 keberangkatan, alhasil packing seadanya. Alhamdulillah ada 8 hr..

Koba-pangkalpinang. Menunggu seseorang yg akan membawa motorq menuju pelabuhan, ada jam kuliah tambahan tiba2. Ya, aq bawa motor. Perut sdh diisi dan bekal sdh dibeli secukupnya. Jam 3 sore, org tsb tak kunjung datang. Apa aq duluan saja, tapi takutnya terlantar di muntok. Menunggu sampai jampun menunjukkan pukul 5 sore.

Pangkalpinang-muntok biasa ditempuh bus dg kecepatan super adalah 3 jam. Kapal terakhir hari itu berangkat paling lambat jam 7 malam. Jadi kuputuskan utk nginep dulu di pangkal.

semuanya berjalan lancar keesokkan harinya, termasuk bonus biaya kapal. ya aq dan motorq menyeberang dengan gratis. kapal yang aq tumpangi ini biasanya hanya 7-8 jam muntok-palembang tetapi tidak untuk kali ini. sangat tidak biasa, jam 11 malampun belum sampai ke palembang (mulai berlayar jam 15.00). walau lama, alhamdulillah jam 4 shubuh sampai dengan selamat. langsung menuju RSMH, nebeng istirahat.

-to be continued-

15.1.12

sedikit kata yang mampu kugoreskan untukmu. maafkan aku..

aku bukan orang yang romantis yang mampu menyapamu dengan puitis. aku mengenalmu adalah baik dalam menjaga kehormatan, berhati-hati dalam bergaul, mempunyai harapan dan cita yang sama, mendamba surgaNya. ujian itu bukan ketika kita bersama tapi ketika kita sendirian, itulah ujian yang sebenarnya.


ku berharap kau dan aku mampu bertahan sampai akhir. walau aku tak seperti dia yang mampu mendengarkanmu dengan baik, mampu meluangkan waktu lebih banyak untukmu, dan membuatmu lebih nyaman. ku harap kau mengingat indahnya kebersamaan kita dalam mencari keridhaan-Nya, selalu memelihara iman, tidak dalam kefuturan, segera bangkit dan charge ketika ia ringkih.


maafkan aku yang seringkali lupa membayangkan wajahmu dalam robitha. kau sahabatku, memori indah kita bersama selalu tersimpan di hati. ana uhibbukifillah..


*jika boleh berpendapat, kau jauh lebih indah seperti dulu..

7.12.11

diantara Kesendirian


Kali ini dan ke depannya, mungkin saya akan ngepos catatan-catatan sulit masa lalu. catatan-catatan yang jika dibaca sekarang terasa lucu namun lumayan kagak enak jika kembali dikenang, masa-masa labil menuju pendewasaan diri. catatan kali ini beranjak ketika awal-awal kerja dulu dg berbagai kehebohan yg saya ciptakan (sendiri). *hiie..

Sebelumnya, saya sedikit bercerita dulu. ketika babak awal memasuki dunia kerja dulu, hari pertama langsung disambut dg rapat/forum bulanan. ada beberapa item pertanyaan yang saya ajukan hingga membuat 'heboh' seantero ruang rapat, bahkan tidak sedikit saya mendengar ada yang menghujat. introspeksi diri "orang baru jangan banyak tanya", terlepas dari kesalahan pertanyaan saya "saya bertanya pada tempatnya" *menghibung diri. Dulu sempat terlontar "kenapa mereka tidak berusaha menempatkan diri di posisi saya atau anggap saja saya ini adik baru mereka yang tidak tahu apa-apa dan sangat wajar bertanya dan salah", saya lupa bahwa saya dulu ngotot sekedar minta dipahami (tanpa berusaha memahami mereka). jika mendengar kisah perjuangan hidup mereka, wajar jika mereka (dulu) tidak suka dengan gaya dan kalimat-kalimat tanya yang saya ajukan.
kemudian saya menempati desa, "sendiri"..

                                                                      ---------------------



Dan memang benar bahwa kita terlahir sendiri, mati sendiri, dan hidup itu pun sebenarnya sendiri. Tak ada kekerabatan dan pertemanan yang kekal. Tak ada satupun  orang yang benar-benar bisa menjadi tempat bergantung.
Ketika memasuki dunia kerja, banyak hal di luar kebiasaan kampus yang akan ditemui. Banyak karakter baru dengan berbagai usia akan didapati. Dari pendiam, egois, sampai yang cerewet (apapun menjadi bahan pembicaraan). Dunia kerja ini (menurutku) dominan digunakan untuk bicara (ketimbang actions) meskipun profesinya bukan sebagai pengacara atau komunikator lainnya.
Yang menjadi pikiran adalah ketika dihadapkan pada orang-orang yang kita bingung seperti apa sebenarnya karakter dirinya. Apabila di depan kita sepertinya dia sangat baik, sedang-sedang saja, cukup baik, atau standar tetapi kemudian di belakang dia menikam kita. Adakalanya sesuatu yang menurut kita sesuatu yang tidak penting kemudian menjadi pembahasan heboh dan panjang di belakang.
Mungkin tantangan terbesar dalam dunia kerja kesehatan ini adalah saat seperti ini, yunior. Sesuatu yang menurutmu biasa-biasa saja dan benar, menjadi salah dan tidak boleh disini. Kreasimu dibatasi, teman. Inilah mengapa adalah sangat lebih baik jika kita bekerja sendiri, tanpa keterikatan, instruksi, dan tekanan.

Air mesu, 19 mei 2010

                           --------------

13.10.11

Si Tukang Kayu dan Rumahnya


Seorang tukang kayu tua bermaksud pensiun dari pekerjaannya di sebuah perusahaan konstruksi real estate. Ia menyampaikan keinginannya tersebut pada pemilik perusahaan. Tentu saja, karena tak bekerja, ia akan kehilangan penghasilan bulanannya, tetapi keputusan itu sudah bulat. Ia merasa lelah. Ia ingin beristirahat dan menikmati sisa hari tuanya dengan penuh kedamaian bersama istri dan keluarganya.

Pemilik perusahaan merasa sedih kehilangan salah seorang pekerja terbaiknya. Ia lalu memohon pada tukang kayu tersebut untuk membuatkan sebuah rumah untuk dirinya.

Tukang kayu mengangguk menyetujui permohonan pribadi pemilik perusahaan itu. Tapi, sebenarnya ia merasa terpaksa. Ia ingin segera berhenti. Hatinya tidak sepenuhnya dicurahkan. Dengan ogah-ogahan ia mengerjakan proyek itu. Ia Cuma menggunakan bahan-bahan sekedarnya. Akhirnya selesailah rumah yang diminta. Hasilnya bukanlah sebuah rumah baik. Sungguh sayang ia harus mengakhiri kariernya dengan prestasi yang tidak begitu mengagumkan.

Ketika pemilik perusahaan itu datang melihat rumah yang dimintanya, ia menyerahkan sebuah kunci rumah pada si tukang kayu. “Ini adalah rumahmu, ” katanya, “hadiah dari kami.”

Betapa terkejutnya si tukang kayu. Betapa malu dan menyesalnya. Seandainya saja ia mengetahui bahwa ia sesungguhnya mengerjakan rumah untuk dirinya sendiri, ia tentu akan mengerjakannya dengan cara yang lain sama sekali. Kini ia harus tinggal di sebuah rumah yang tak terlalu bagus hasil karyanya sendiri.

Itulah yang terjadi pada kehidupan kita. Kadangkala, banyak dari kita yang membangun kehidupan dengan cara yang membingungkan. Lebih memilih berusaha ala kadarnya ketimbang mengupayakan yang baik. Bahkan, pada bagian-bagian terpenting dalam hidup kita tidak memberikan yang terbaik. Pada akhir perjalanan kita terkejut saat melihat apa yang telah kita lakukan dan menemukan diri kita hidup di dalam sebuah rumah yang kita ciptakan sendiri. Seandainya kita menyadarinya sejak semula kita akan menjalani hidup ini dengan cara yang jauh berbeda.

Renungkan bahwa kita adalah si tukang kayu. Renungkan rumah yang sedang kita bangun. Setiap hari kita memukul paku, memasang papan, mendirikan dinding dan atap. Mari kita selesaikan rumah kita dengan sebaik-baiknya seolah-olah hanya mengerjakannya sekali saja dalam seumur hidup. Biarpun kita hanya hidup satu hari, maka dalam satu hari itu kita pantas untuk hidup penuh keagungan dan kejayaan. Apa yang bisa diterangkan lebih jelas lagi. Hidup kita esok adalah akibat sikap dan pilihan yang kita perbuat hari ini. Hari perhitungan adalah milik Tuhan, bukan kita, karenanya pastikan kita pun akan masuk dalam barisan kemenangan.

Source : “Hidup adalah proyek yang kau kerjakan sendiri”. (Adapted from The Builder -Cecilia Attal)